- ACEH TENGAH — Banjir susulan yang disertai tanah longsor kembali menerjang wilayah Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, pada Jumat, 20 Maret 2026.
- Material longsor berupa lumpur tebal, bebatuan, dan kayu gelondongan menutup total badan jalan utama yang menjadi akses vital masyarakat.
- Sejumlah warga menyebut, bencana terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.
Dua Kampung Terendam, Aktivitas Warga Terhenti
ACEH TENGAH — Banjir susulan yang disertai tanah longsor kembali menerjang wilayah Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, pada Jumat, 20 Maret 2026. Dua kampung terdampak, yakni Kenawan dan Turen, mengalami genangan cukup tinggi yang merendam permukiman warga serta sejumlah fasilitas umum.

Material longsor berupa lumpur tebal, bebatuan, dan kayu gelondongan menutup total badan jalan utama yang menjadi akses vital masyarakat. Akibatnya, jalur transportasi lumpuh dan tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga aktivitas warga terhenti.
Sejumlah warga menyebut, bencana terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut. Debit air meningkat drastis dan meluap, membawa material dari perbukitan hingga menggenangi rumah serta menutup akses jalan.
“Air naik cepat, jalan langsung tertutup. Aktivitas kami jadi terganggu,” ujar salah seorang warga.
Genangan air dilaporkan masih bertahan hingga beberapa waktu setelah kejadian, sementara warga memilih bertahan di lokasi dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.
Untuk mempercepat penanganan, alat berat telah dikerahkan ke lokasi guna membuka kembali akses jalan yang tertutup material longsor. Upaya pembersihan difokuskan pada jalur utama agar mobilitas masyarakat dapat segera pulih.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait jumlah korban maupun besaran kerugian yang ditimbulkan. Namun, situasi di lapangan menunjukkan dampak cukup signifikan terhadap aktivitas dan infrastruktur warga.
Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan. Risiko banjir dan longsor susulan dinilai masih tinggi, terutama di kawasan yang berada di sekitar perbukitan dan aliran sungai.(Mega)

