- kabartujuh.com.com,Langsa,Aceh--Berhembus berita miring terkait adanya isu pelecehan seksual melibatkan oknum kepala sekolah SMP Negri 2 langsa yang selama ini bergulir di tengah tengah masyarakat sehingga opini bernada miring terus di alamatkan kepada kepala sekolah ternyata hanyalah isapan jempol belaka alis berita tersebut dapat di nyatakan hoax
- Setelah dilakukan konfirmasi langsung kepada kepala sekolah DRS.
- Perlu di ketahui isu isu miring yang bernada untuk menjatuhkan seseorang dari jabatan nya atau menjatuhkan martabat sangat di larang oleh agama karena terkesan fitnah sebagaimana pepatah mengatakan fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.
kabartujuh.com.com,Langsa,Aceh–
Berhembus berita miring terkait adanya isu pelecehan seksual melibatkan oknum kepala sekolah SMP Negri 2 langsa yang selama ini bergulir di tengah tengah masyarakat sehingga opini bernada miring terus di alamatkan kepada kepala sekolah ternyata hanyalah isapan jempol belaka alis berita tersebut dapat di nyatakan hoax
Setelah dilakukan konfirmasi langsung kepada kepala sekolah DRS. Abdul Mutalib di ruang kerjanya pada selasa 31 Oktober 2023 memperoleh jawaban bahwa berita tersebut ternyata tidak benar bahkan kepala sekolah SMP Negri 2 mempertanyakan mengapa isu itu beredar di kalangan masyarakat karena dirinya dengan tegas mengatakan kepada sejumlah awak media siapa pelakunya dan siapa korban nya serta siapa yang mengisukan dirinya melakukan perbuatan amoral yang terkesan biadab itu tidak boleh di biarkan karena dapat merusak nama baik seseorang dan juga melukai hati para pegawainya karena mereka tidak terima berita yang bernada miring dan menyudutkan kepala sekolah .
Perlu di ketahui isu isu miring yang bernada untuk menjatuhkan seseorang dari jabatan nya atau menjatuhkan martabat sangat di larang oleh agama karena terkesan fitnah sebagaimana pepatah mengatakan fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.
Abdul mutalib selaku kepala sekolah mengatakan jika ada oknum yang tidak senang kepada dirinya itu hal-hal yang sangat wajar dirinya selaku kepala sekolah tidak dapat berlaku adil sesuai dengan selera para pegawai yang di pimpinnya, akan tetapi tidak boleh menjatuhkan martabat atau harga diri seseorang karena dengan berita hoax yang di sebar luaskan dapat menganggu martabat keluarganya tentu mereka tidak terima karena berita tersebut tidak memiliki fakta dan bukti kuat tantang abdul mutalib kepada siapa yang menyebarkan isu miring hendaknya bertobat dan tidak akan mengulangi perbuatannya karena merugikan diri dan keluarganya jika memang benar “tolong buktikan siapa pelaku dan korban nya’’ mengakhiri komentar nya.(Andika)

