Kabar Tujuh | Aceh — Pemerintah menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa ternak sapi kepada desa-desa terdampak bencana di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Program ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus membantu pemulihan pascabencana.
Berdasarkan data penyaluran, total bantuan yang diserahkan mencapai Rp72,75 miliar untuk pengadaan 1.455 ekor sapi. Setiap ekor ternak ditetapkan senilai Rp50 juta dan diperuntukkan bagi kelompok masyarakat di wilayah terdampak.
Kabupaten Aceh Utara menjadi penerima terbanyak dengan 391 ekor sapi senilai Rp19,55 miliar. Selanjutnya Kabupaten Aceh Tamiang menerima 210 ekor sapi senilai Rp10,5 miliar, disusul Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 161 ekor senilai Rp8,05 miliar dan Kabupaten Aceh Timur 151 ekor senilai Rp7,55 miliar.
Penerima lainnya meliputi Kabupaten Pidie Jaya sebanyak 98 ekor, Bener Meriah 91 ekor, serta Gayo Lues 86 ekor. Kemudian Bireuen dan Aceh Tenggara masing-masing menerima 45 ekor, sementara Pidie memperoleh 40 ekor.
Selanjutnya Kabupaten Nagan Raya menerima 29 ekor sapi. Sementara Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kabupaten Aceh Barat masing-masing memperoleh 20 ekor. Adapun Kota Langsa menerima 12 ekor dan Kota Lhokseumawe 11 ekor.
Selain itu, Kabupaten Aceh Besar dan Aceh Selatan masing-masing menerima 10 ekor sapi, sedangkan Kabupaten Simeulue memperoleh 5 ekor.
Pemerintah berharap bantuan ternak tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjadi sumber pendapatan baru. Program ini juga diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi warga di wilayah terdampak bencana melalui penguatan sektor peternakan rakyat.

