Kolaborasi pemulihan pascabencana, Satelit Graha ditargetkan bersih total dalam sepekan.
KABARTUJUH.COM . ACEH TAMIANG —Bau lumpur masih terasa di udara Dusun Satelit Graha, Kampung Kebun Tanah Terban. Di antara rumah-rumah yang dipenuhi sisa banjir, praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) terlihat bahu-membahu bersama warga mengangkat lumpur dari lantai rumah hingga saluran drainase, Selasa (10/2/2026).




Memasuki hari keempat, kerja tak lagi sekadar pembersihan, tetapi menjadi simbol semangat bangkit masyarakat.
Kasi Ops IPDN, Imam Indrayadi, S.STP., M.Tr.IP, mengatakan progres pembersihan terus menunjukkan hasil. Drainase kini telah bersih sekitar 70 persen, sementara rumah warga masih terus dikerjakan bersama masyarakat.
“Targetnya dalam satu minggu kawasan ini selesai seratus persen sesuai arahan Kasatgas Brigjen Pol. Ulung Sampurna Jaya,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran praja bukan hanya menjalankan tugas, tetapi menjadi bagian dari proses pemulihan warga setelah bencana.
Di sela kegiatan, warga dan praja bekerja tanpa sekat — mengangkut lumpur, menyiram lantai, hingga membuka aliran air yang tersumbat.
“Kami hadir untuk masyarakat Aceh Tamiang. Ini tentang bangkit bersama,” kata Imam.
Perlahan, permukiman yang sempat tertutup lumpur mulai terlihat kembali. Harapan pun ikut muncul, seiring gotong royong yang belum berhenti sejak pagi hingga petang.

