Aceh Tamiang – kabartujuh
Pelaksanaan Satuan Tugas Latihan Integrasi Taruna Wreda (Satgas Latsitarda) Nusantara ke-46 Tahun 2025 akan dilaksanakan di Provinsi Aceh, dengan fokus kegiatan pada pemulihan pascabanjir, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari peninjauan lapangan yang sebelumnya dilakukan oleh Komandan Jenderal Akademi TNI, Letnan Jenderal TNI R. Sidharta Wisnu Graha, S.E., di wilayah terdampak banjir.

Peninjauan sebelum nya telah dilakukan pada salah satu fasilitas pendidikan hari Jumat, 9 Januari 2026, di SDN 1 Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru. Saat meninjau sekolah, Danjen Akademi TNI berbicara kepada kepala sekolah dan para guru:
“TNI hadir untuk rakyat karena TNI adalah bagian dari rakyat. Kami akan membantu pemulihan pasca-bencana, termasuk di sektor pendidikan, agar sekolah ini bisa segera beroperasi kembali dan anak-anak dapat melanjutkan proses belajar mengajar dengan normal. Kehadiran taruna dan prajurit di lapangan adalah wujud pengabdian kami kepada masyarakat.”
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan dan kebutuhan masyarakat terdampak banjir. Hasil peninjauan tersebut menjadi salah satu dasar penetapan Aceh sebagai lokasi pelaksanaan Satgas Latsitarda Nusantara, dengan fokus pada kegiatan pengabdian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Sebanyak 1.522 taruna akan terlibat dalam kegiatan Satgas Latsitarda Nusantara ke-46. Mereka berasal dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), Akademi Kepolisian (Akpol), serta perwakilan Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) dan Cadet Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung efektif mulai 21 Januari hingga 16 Februari 2026. Selama pelaksanaan, para taruna akan diterjunkan langsung ke masyarakat untuk membantu pembersihan lingkungan pascabanjir, perbaikan fasilitas umum, serta pemulihan sekolah dan sarana pendidikan, khususnya di Aceh Tamiang.
Pelaksanaan Latsitarda Nusantara di Aceh Tamiang mencerminkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam percepatan pemulihan pascabencana. Keterlibatan taruna lintas matra dan lintas institusi ini diharapkan memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan dukungan terhadap pendidikan anak-anak di wilayah terdampak.
Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Satgas Latsitarda Nusantara juga menjadi wahana pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kesiapsiagaan calon perwira TNI-Polri serta taruna lembaga pendidikan strategis negara dalam menghadapi tantangan kebencanaan di masa mendatang.
📲 Share ke WhatsApp
