BIREUEN — Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, ST., M.T membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) Bireuen Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Hotel Fajar.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur legislatif, Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, akademisi, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ketua panitia, Dailami, S.Hut., M.Ling dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel, dengan berpedoman pada regulasi yang berlaku.
Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, SH dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang menjadi forum penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah.
Ia berharap, melalui forum tersebut, terbangun sinergi antara eksekutif dan legislatif bersama seluruh elemen masyarakat, guna menghasilkan program pembangunan yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPRA Dapil III, Saifuddin Muhammad turut menekankan pentingnya komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan legislatif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, khususnya dalam upaya pemulihan pascabencana.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Bappeda Aceh turut memaparkan alokasi Transfer ke Daerah (TKD), di mana sekitar 13 persen dialokasikan untuk Kabupaten Bireuen, dengan prioritas pada program pemulihan pascabencana.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Bireuen menegaskan bahwa pembangunan daerah ke depan difokuskan pada penanganan dan pemulihan pascabencana secara berkelanjutan, penguatan mitigasi bencana, peningkatan sektor pertanian dan ketahanan pangan, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
Selain itu, disampaikan pula capaian pembangunan Kabupaten Bireuen tahun 2025, di antaranya pertumbuhan ekonomi sebesar 3,26 persen, tingkat kemiskinan 10,3 persen (menurun 1,8 persen), tingkat pengangguran terbuka 3,82 persen, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 76,25. Capaian tersebut menunjukkan tren positif, meskipun masih terdapat tantangan dalam pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas pertumbuhan ekonomi.
Musrenbang RKPK Bireuen Tahun 2027 ini mengedepankan percepatan pemulihan pascabencana, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan sinergi lintas sektor sebagai arah pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan panel oleh Bappeda Bireuen dan Bappeda Aceh.
Mega

