ACEH TAMIANG – Pemberitaan mengenai ambulans Puskesmas Keliling (Pusling) Aceh Tamiang yang disebut “menghilang” dan ditemukan terparkir di rumah warga di Kota Langsa menuai perhatian publik. Namun, pihak Puskesmas Manyak Payed menegaskan informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Kepala Puskesmas Manyak Payed, Ns Rismawati, S.Kep, menyampaikan bahwa ambulans tersebut tidak pernah hilang sebagaimana yang diberitakan. Kendaraan operasional pelayanan kesehatan itu saat ini sedang menunggu jadwal perbaikan di bengkel.

Menurutnya, bengkel yang menangani perbaikan kendaraan operasional sedang menangani beberapa unit kendaraan lain sehingga ambulans tersebut masuk dalam daftar antrean perbaikan.
“Ambulans itu tidak hilang. Kendaraan sedang menunggu jadwal perbaikan karena bengkel juga sedang menangani banyak kendaraan lain yang harus diperbaiki,” jelas rismawati saat dikonfirmasi Kabar Tujuh.
Ia menegaskan, penggunaan istilah “menghilang” dalam pemberitaan tersebut menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, tidak pernah ada laporan kehilangan kendaraan dari pihak puskesmas maupun laporan resmi lainnya terkait hal tersebut.
“Yang menjadi pertanyaan, apa dasar disebut menghilang? Tidak ada laporan kehilangan apa pun. Kendaraannya jelas ada dan keberadaannya diketahui,” ujarnya.
Rismawati juga menjelaskan bahwa Puskesmas Manyak Payed memiliki tiga unit kendaraan operasional untuk mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Dari tiga unit tersebut, dua unit ambulans sebelum nya yang sudah di perbaiki saat ini dalam kondisi baik dan tetap digunakan untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat di wilayah kerja puskesmas.
“Dua ambulans tetap beroperasi dan melayani masyarakat. Jadi pelayanan kesehatan tetap berjalan normal,” tambahnya.
dr.Mustakim Sp.DLP Kepala dinkes aceh tamiang juga turut membenarkan pernyataan dari kepala puskesmas manyak Payed yang mengatakan mobil tersebut sedang dalam masa perbaikan, ” Benar sesuai dengan pernyataan kepala puskesmas manyak Payed tersebut, dan pasca banjir ini mobil ke 3 yang di perbaiki ” Pungkasnya.
Sebelumnya, sebuah media online memberitakan bahwa ambulans Pusling Aceh Tamiang diduga menghilang dan disebut ditemukan terparkir selama sekitar dua minggu di rumah warga di wilayah Langsa. Informasi tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Pihak Puskesmas Manyak Payed menilai informasi tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman publik terhadap pelayanan kesehatan yang berjalan di wilayah Aceh Tamiang.
Puskesmas juga menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk ambulans Pusling, tetap digunakan secara optimal demi menunjang pelayanan kepada masyarakat.

