Sempat Terisolir Akibat Bencana Banjir, Banser dan Warga Bangun Jembatan Alternatif


Jembrana, Kabar tujuh – Bencana banjir bandang yang menerjang desa Yeh Embang, kecamatan Mendoyo Jembrana dan sekitarnya pada beberapa bulan yang lalu menyisakan kepedihan bagi warga. Sama hal nya yang dirasakan warga Banjar Sekar Kejule, Desa Yeh Embang Kauh, Kabupaten Jembrana, akibat dua jembatan yang terputus membuat Belasan KK terisolir. Tidak ada akses jalan untuk keluar-masuk desa harus kecuali dengan menyebrangi sungai.


Kini warga bernapas lega, jembatan alternatif sebagai penghubung warga Tempek Jati Banjar Sekar Kejulo Kelod kini dapat dilalui. Selain itu, jembatan alteratif tersebut merupakan sebagai pengganti jembatan plat deker yang hanyut dibawa banjir tempo lalu bersamaan dengan Jembatan besar permanen penghubung Desa Yehembang Kauh dengan Desa Yehembang.


Hal ini terwujud atas bantuan dana dan material secara swadaya serta bantuan dari Bagana Banser Bali dan Banser Kecamatan Mendoyo.


Atas Bencana tersebut, sebelumnya ketua PW GP Ansor H Yunus Naim segera mengambil sikap cepat dan tanggap dengan menginstruksikan kepada Kasatkorwil Banser Bali Ndan Imam Bukhori untuk melakukan assestmen. Kasat Bagana Banser Bali, M. Zaenal Abidin bersama team segera menuju lokasi dan melihat berbagai keperluan yang butuhkan.


“Dulu, sebelum dibangun jembatan alternatif ini, ada sekitar 17 KK warga terisolir tidak bisa keluar dan masuk, terutama anak anak saat pergi ke sekolah harus menyeberangi sungai” ujar Sekretaris Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor-Banser Kabupaten Jembrana, Zainal Abidin saat di wawancara awak media, Selasa (20/12) pagi.


“Tepatnya pada hari Selasa 29 November 2022, muncul Inisiatif dari Babinsa yang kemudian berkoordinasi dengan Banser Mendoyo kemudian dilanjutkan ke Banser Tanggap Bencana (Bagana) Pimpinan Wilayah (PW) Bali, mendengar inisiatif tersebut, Kasat Bagana Banser Banser Bali M Zaenal Abidin yang akrab disapa oleh Ndan Bidin, didampingi Kasetma Banser Bali Ndan Nanang, serta segenap pasukan Bagana Satkorwil Bali berangkat menuju desa Yeh Embang dengan membawa misi kemanusiaan” paparnya.


“Bagana Banser Bali bersama masyarakat desa Yeh Embang segera menyiapkan segala kebutuhan untuk membangun jembatan yang roboh sebagai akses jalan masyarakat desa Yeh Embang, hingga bisa berdiri dan dilalui saat ini” jelasnya


Sementara itu, salah satu warga mengatakan ucapan terima kasih atas bantuan dari Banser Bagana satkorwil Bali dan Banser Satkoryon Mendoyo yang Hadir dan memberikan Bantuan.


“Kami sangat berterimakasih kepada Banser Bali dan Mendoyo atas bantuan pembangunan jembatan desa Yeh Embang” pungkasnya.


(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *