Polres Jembrana Berhasil Ungkap Curanmor, Pelaku Terancam 7 Tahun Penjara


Jembrana, Kabar Tujuh – Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP M. Reza Pranata, didampingi Kasi Humas Polres Jembrana menggelar Press Release ungkap kasus curanmor 1 unit sepeda motor Yamaha N-Max warna hitam dengan No Pol DK 2385 ZF. Dengan TKP di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana pada hari Senin (16/5) sore dengan tersangka HA (20) asal Desa/Kelurahan Pegayaman, Kecamatan Sukasada-Buleleng.


Berawal dari laporan korban, Andini Nur Apriliani (21) yang diketahui sebagai karyawan swasta, asal Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, bahwa saat baru bangun di pagi hari didapati motornya raib di garase, kemudian korban bersama keluarga melaporkannya ke Polres Jembrana.


Setelah menerima laporan, Kasat Reskrim langsung memerintahkan Kanit I untuk melakukan penyelidikan. Setelah diketahuinya pelaku HA yang mencuri, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Jembrana pada hari Selasa (17/5) sekira pukul 18.00 Wita melakukan penangkapan terhadap HA di rumah kakeknya yang beralamat di Banjar Dinas Barat Jalan, Desa/Kelurahan Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng serta mengamankan barang bukti.


Kasat M. Reza saat diwawancarai awak media mengatakan, setelah diintrogasi pelaku HA sudah mengambil kunci motor tersebut sekira satu bulan sebelum dicuri. Kemudian pada hari Senin, tanggal 16 Mei 2022 sekira pukul 02.00 Wita HA berjalan kaki seorang diri menuju rumah milik Andini Nur Apriliani untuk mencuri motor Yamaha N-Max hitam tersebut yang masih dalam kondisi terkunci stang, saat situasi sepi tersebut HA langsung membuka kunci stang sepeda motor tersebut, dan langsung mengendarai motor tersebut dengan tujuan arah Buleleng, jelasnya seijin Kapolres Jembrana Minggu (22/5) siang.


“Sesampainya di daerah Ambengan HA membuka plat sepeda motor dengan menggunakan obeng yang telah disiapkan dan membuka kaca spion kemudian plat nomor kendaraan dan spion dibuang ke sungai. Setelah itu HA kembali melanjutkan perjalanan menuju rumah kakeknya di Kecamatan Sukasada- Buleleng” tambahnya.


Saat dikonfirmasi, pelaku HA ini pernah masuk penjara selama dua tahun enam bulan di Karangasem karena menganiaya seseorang hinggal tewas. HA ini memiliki hubungan keluarga dengan korban, dimana dulu saat sempat mampir di rumah korban didapati ada kunci motor nyantol di motor tersebut kemudian diambil.


“Adapun motif HA mencuri motor tersebut karena pelaku tidak mempunyai sepeda motor. Dengan kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 37 juta dan pelaku disangkakan dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7  tahun penjara,” tutup Kasat.


(Red/Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *