- kabartujuh.com.com,Aceh Barat - Para Karyawan PT Mifa Bersaudara & PT Antareja Mahada Makmur (AMM) bersama seluruh mitra kerjanya ikut berpartisipasi dalam memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dengan mengadakan Upacara sekaligus penanaman pohon bersama sebanyak 300 pohon di area fasilitas penunjang PT Mifa Bersaudara, Jumat (1/12/2023).
- Kepala Teknik Tambang PT Mifa Bersaudara Hadi Firmansah menyampaikan untuk peringatan tahun ini kita sengaja menanam pohon di area mess kontraktor sebagai salah satu lokasi fasilitas penunjang perusahaan untuk terciptanya kolaborasi bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
- "Momentum ini kita gunakan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian Karyawan yang notabenenya juga Masyarakat sekitar tambang terhadap pentingnya melakukan pengelolaan lingkungan hidup di area penambangan dengan melakukan penanaman pohon sebagai upaya Mitigasi Perusahaan dalam mengatasi Perubahan Iklim (Climate Change) dan mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca", ungkap Hadi.
kabartujuh.com.com,Aceh Barat – Para Karyawan PT Mifa Bersaudara & PT Antareja Mahada Makmur (AMM) bersama seluruh mitra kerjanya ikut berpartisipasi dalam memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dengan mengadakan Upacara sekaligus penanaman pohon bersama sebanyak 300 pohon di area fasilitas penunjang PT Mifa Bersaudara, Jumat (1/12/2023).
Kepala Teknik Tambang PT Mifa Bersaudara Hadi Firmansah menyampaikan untuk peringatan tahun ini kita sengaja menanam pohon di area mess kontraktor sebagai salah satu lokasi fasilitas penunjang perusahaan untuk terciptanya kolaborasi bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Momentum ini kita gunakan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian Karyawan yang notabenenya juga Masyarakat sekitar tambang terhadap pentingnya melakukan pengelolaan lingkungan hidup di area penambangan dengan melakukan penanaman pohon sebagai upaya Mitigasi Perusahaan dalam mengatasi Perubahan Iklim (Climate Change) dan mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca”, ungkap Hadi.
Selama ini PT Mifa Bersaudara juga terus berupaya melakukan percepatan reklamasi di wilayah pasca penambangan dengan melakukan kegiatan sesuai dengan dokumen RKAB dan Dokumen Rencana Reklamasi yang sudah disetujui pemerintah.
“Kita juga mempercepat penanaman tanaman lokal di area reklamasi seperti semantok, meranti, gaharu, serta melakukan penilaian keberhasilan reklamasi sebagai dasar Evaluasi reklamasi bersama Pemerintah”, ungkap Hadi.(BT)

