Parade Budaya, Polres Jembrana Suguhkan bleganjur Dipadukan Tarian Kreasi dari Polwan dan Dalmas

Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, beserta Ibu turut serta hadir menyaksikan secara langsung parade Budaya


JEMBRANA, KABAR TUJUH – Sempat ditiadakan selama dua tahun akibat dampak dari pandemi, kini Pawai Budaya sambut HUT Kota Negara ke-127 dan HUT Kemerdekaan RI ke-77 Tahun 2022 dengan tema “Jagat Kerthi” menuju masyarakat Jembrana Bahagia, menuju Jembrana Emas tahun 2026. Dikesempatan yang semarak itu Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, beserta Ibu turut serta hadir menyaksikan secara langsung kegiatan tersebut yang di gelar di areal panggung utama simpang Patung Wibisana, Jalan Ngurah Rai, kecamatan Jembrana, Kamis (18/8/2022) kemarin.


Parade yang secara resmi dibuka Gubernur Prov Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, tampak juga dihadiri Bupati Jembrana I Nengah Tamba, beserta Ibu, Wakil Bupati, Mantan Bupati Jembrana Ida Bagus Indu Gosa dan I Putu Artha, serta sejumlah pejabat lainnya.


Dalam kegiatan Pawai Seni Budaya disuguhkan dengan pementasan hiburan stasioner didepan panggung VIP diantaranya Gong Slonding, Gong Semar Pengulingan, Bungbung Gebyog, Jegog, dan Kendang Mebarung.

Polres Jembrana ikut sebagai peserta dengan menampilkan bleganjur yang dipadukan dengan tarian kreasi dari anggota Polwan dan Dalmas.


Dalam sambutannya Bupati Jembrana I Nengah Tamba, mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada segenap tamu undangan serta seluruh rombongan tim kesenian yang telah berkenan hadir di Kabupaten Jembrana guna memenuhi undangan kami, mudah-mudahan selama berada di Kabupaten Jembrana, Bapak/Ibu sekalian senantiasa berada dalam keadaan sehat, aman dan nyaman.


Bupati menyampaikan, berbagai kegiatan olahraga dan seni budaya telah dilaksanakan dalam memperingati Hari Ulang Tahun ke-127 Kota Negara Tahun 2022 yang diikuti dengan penuh antusias guna menumbuhkan semangat bekerja dalam kebersamaan dari seluruh kalangan masyarakat Jembrana.


Lanjutnya, Pawai Seni/Budaya yang kita laksanakan ini bertujuan untuk melestarikan seni dan budaya Bali serta menjaga semangat berkarya dan persatuan dalam mengisi pembangunan. Hal ini sejalan dengan program Nawa Cita Presiden Joko Widodo yaitu “memperteguh kebhinekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia melalui kebijakan memperkuat pendidikan kebhinekaan dan menciptakan ruang-ruang dialog antar warga”.


“Ini berarti bahwa melalui Pawai Seni/Budaya, kita bisa memanfaatkan kebhinekaan kita dengan ciri khas budaya dan kearifan lokalnya masing-masing untuk menjadi sumber energi kemajuan bangsa, menjadi sumber energi yang tidak pernah habis, menjadi sumber inspirasi bagi seluruh anak bangsa, menjadi sumber kreativitas untuk memenangkan dan mengharumkan nama bangsa dan negara dalam pentas persaingan global,” ucap Bupati Tamba.


Sementara itu, Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, pada intinya menyampaikan sangat mendukung kegiatan Pawai Seni Budaya dalam rangka HUT Kota Negara kali ini yang ke-127 di tahun 2022.


“Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Jembrana untuk undangannya yang sangat penting dalam rangka Perayaan Hut Kota Negara yang ke-127. Yang mana tema yang diambil kali ini adalah Jagad Kerthi, yang mengandung makna menjaga alam semesta beserta isinya,” ujar Koster.


Gubernur Wayan Koster mengklaim bahwa Bali tidak memiliki emas, gas, tambang, maupun minyak, kita hanya mempunyai budaya yang khas, unik, dan unggul yang hingga saat ini mendunia, sehingga menarik perhatian dunia dan menjadi salah satu tujuan wisata dunia.


Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan Pawai Seni Budaya oleh Gubernur Bali dan Bupati Jembrana yang ditandai dengan pemukulan Kendang Mebarung.


Sebelumnya Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, memberikan informasi bahwa pelaksanaan Parade Budaya/Pawai Seni Budaya ini dilaksanakan dengan rute start dari tugu jam ke timur menuju Jl. Gatot Subroto – ke timur melewati Simpang Wibisana – ke timur sepanjang Jl. Ngurah Rai dan Finish di perempatan Patung Adipura.


“Untuk kelancaran keamanan, kami memploting personil pengamanan secara all out sesuai yang terseprin yaitu sebanyak 221 personil, ditambah gabungan dari personil Kodim 1617/Jembrana sebanyak 26 personil, Dishub Kab. Jembrana sebanyak 86 personil, Satpol PP Kab. Jembrana sebanyak 97 personil, sehingga jumlah seluruhnya adalah 430 orang personil,” ucap Kapolres dalam keterangannya.


Selaku pimpinan Polri di Polres Jembrana, AKBP Dewa Gde Juliana juga mengatakan dalam kegiatan Parade Budaya kali ini Polres Jembrana juga ikut sebagai peserta yaitu menampilkan bleganjur yang dipadukan dengan tarian kreasi dari anggota Polwan dan Dalmas.


(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *