Motor Masuk Parit di Peudada, Dua Remaja Tak Tertolong
BIREUEN — Dini hari yang sunyi di Jalan Banda Aceh–Medan, Desa Meunasah Baroh, Kecamatan Peudada, berubah menjadi tragedi. Sekitar pukul 02.30 WIB, Minggu (19/4/2026), dua remaja dilaporkan meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjun ke parit di pinggir jalan.
Korban diketahui masing-masing Masjidil Aqsa (17), warga Desa Ulee Kareueng, dan Amirul Mukminin (17), warga Desa Cureh Baroh, Kecamatan Simpang Mamplam.
Diduga, kecelakaan tersebut merupakan laka tunggal yang melibatkan sepeda motor jenis Honda Supra. Kendaraan itu ditemukan dalam kondisi terperosok ke dalam parit, sementara kedua korban mengalami luka berat saat pertama kali ditemukan warga.
Laporan masyarakat yang diterima Polsek Peudada langsung direspons cepat. Petugas bersama personel Koramil turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
Dengan bantuan warga, kedua korban dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Peudada untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, nyawa keduanya tidak tertolong. Satu korban meninggal dunia saat mendapatkan penanganan di Puskesmas, sementara satu korban lainnya sempat dirujuk ke RSUD dr Fauziah Bireuen, namun meninggal dunia dalam proses perawatan.
Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med., Kom., melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution, S.E., menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Kami juga mengimbau pengendara agar selalu menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi peraturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan,” ujarnya.
Saat ini, penanganan kasus kecelakaan tersebut ditangani oleh Polsek Peudada bersama Satuan Lalu Lintas Polres Bireuen.(Mega)
📲 Share ke WhatsApp
