Aceh Tamiang — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Datok) di Kecamatan Manyak Payed pada 6 Desember 2025 mendatang, suasana politik tingkat gampong mulai terasa. Di Gampong Tualang Baru, sejumlah tokoh masyarakat dan calon datok mulai melakukan proses pendaftaran kepada Panitia Pemilihan Datok (PPD) yang telah resmi membuka tahapan registrasi.
Pendaftaran calon ini menjadi langkah awal penting dalam menentukan arah kepemimpinan gampong untuk enam tahun ke depan. Warga Gampong Tualang Baru terlihat antusias mengikuti perkembangan proses pemilihan, baik melalui informasi dari panitia maupun inisiatif calon yang mulai mengenalkan visi dan misi mereka kepada masyarakat.
Untuk seluruh proses pendaftaran dilakukan secara terbuka dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Para calon wajib melampirkan dokumen administrasi yang sudah disyaratkan, seperti identitas diri, ijazah pendidikan, surat kesehatan, riwayat hidup, dan dokumen lain yang relevan.
Pelaksanaan pemilihan datok di Aceh secara keseluruhan berpedoman pada Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pemilihan dan Pemberhentian Keuchik, yang menjadi dasar hukum utama dalam proses demokrasi di tingkat gampong. Qanun ini menegaskan bahwa pemilihan harus berjalan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Selain itu, qanun menetapkan sejumlah syarat bagi calon kepala desa, seperti usia minimal 25 tahun, pendidikan minimal SLTP, sehat jasmani dan rohani, belum pernah menjalani pidana berat, serta kemampuan membaca Al-Qur’an bagi calon beragama Islam.
Qanun tersebut juga mengatur mekanisme pembentukan panitia pemilihan, tata cara kampanye, pemungutan suara, hingga penghitungan dan penetapan calon terpilih. Bahkan, apabila hanya terdapat satu calon yang mendaftar, panitia diwajibkan membuka kembali pendaftaran pada periode tambahan sebelum melanjutkan ke tahapan selanjutnya.
Di tengah persiapan menuju pesta demokrasi tingkat gampong ini, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif, baik sebagai pemilih maupun sebagai pengawas sosial. Pemilihan datok bukan sekadar memilih pemimpin, tetapi menentukan arah pembangunan dan kemajuan gampong ke depan. Karena itu, masyarakat juga dihimbau untuk menjaga suasana tetap kondusif, menolak praktik politik uang, dan memastikan bahwa proses pemilihan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Dengan semakin dekatnya hari pemilihan, dinamika di Gampong Tualang Baru diprediksi akan semakin meningkat. Para calon diperkirakan mulai mensosialisasikan program dan gagasan pembangunan, sementara panitia terus memastikan setiap tahapan berjalan transparan dan sesuai ketentuan qanun. Harapannya, pemilihan datok tahun ini dapat menghasilkan pemimpin yang amanah, mampu menampung aspirasi masyarakat, dan membawa gampong menuju perubahan yang lebih baik.

