Galian C di Desa Sooko Wilkum Gresik Bebas Beroperasi


Gresik, Kabar Tujuh – Adanya aktifitas galian C di Desa Soko, Kecamatan WringinAnom, Gresik-Jawa Timur terendus awak media. Berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa tanah yang komersilkan/dijual berupa gundukan diduga tanah milik warga.


Demi berimbangnya pemberitaan adanya galian C itu, Awak Media mencoba konfirmasi ke Kepala Desa dengan mendatangi balai Desa Sooko. Namun tidak ketemu Kepala Desa hanya ditemui oleh salah satu stafnya.


Dihubungi melalui pesan WhatsApp, Kepala Desa Soko saat disinggung terkait dengan adanya aktifitas galian C, Kades pun menjawab hanya singkat “saya lagi rapat di kecamatan”. Ketika disinggung terkait tanah yang di jual berapa harganya serta ijinnya aktifitas galian C bagaimana?, Dengan entengnya menjawab,” langsung saja bertemu Bu Nanik,” cetusnya, pada Kamis (29/09) yang lalu.


Tidak hanya itu, awak media saat konfirmasi melalui WA Kepala Desa tidak memberikan jawaban pasti. Justru seakan lempar handuk, dengan memberikan nomer kontak salah satu Media. Dilokasi Galian C pun tidak dijumpai adanya Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda).


Tidak puas dengan jawaban dari Kepala Desa Soko awak Media mencoba mencari informasi terkait dengan nama Nanik. Di situ awak Media mendapatkan jawaban, bahwa Nanik adalah selaku pihak Investor.


Menurut Undang-Undang Minerba berdasarkan pasal 158 UU No 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara disebutkan setiap orang yang melakukan usaha pertambangan tanpa izin usaha pertambangan (IUP),izin pertambangan rakyat (IPR) atau izin usaha pertambangan khusus (IUPK) dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 Tahun dan denda paling banyak Rp 10 Milyar.


Selain izin IUP dan IPR, pengelola juga harus memiliki izin khusus penjualan dan pengangkutan sesuai pasal 161 UU No 4 Tahun 2009.


Pengelola pertambangan termasuk galian C berdasarkan pasal 96 UU No 4 Tahun 2009 memiliki 5 kewajiban diantaranya pengelolaan dan pemantauan lingkungan pertambangan, termasuk kegiatan reklamasi dan pasca tambang.


Galian C bebas beroperasi di wilayah hukum Polres Gresik. Dengan adanya temuan ini sebagai bahan tembusan Polresta Gresik maupun Polda Jatim. (Wr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *