Aceh Singkil — Insiden kaburnya empat tahanan dari Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Singkil pada Kamis dini hari, 5 Juni 2025, langsung mendapat respons cepat dari Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, S.I.K., M.H.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Mengetahui hal itu, Kapolres langsung turun ke lokasi untuk meninjau situasi dan mengevaluasi sistem keamanan rutan. Kunjungan mendadak tersebut menjadi bentuk keseriusan pihak kepolisian dalam menanggapi insiden yang dinilai cukup mengkhawatirkan ini.
“Kami telah membentuk tim gabungan dengan pihak Rutan untuk mengejar para tahanan yang melarikan diri. Proses pencarian masih terus berlangsung,” ungkap AKBP Joko Triyono kepada awak media.
Menurut informasi awal, keempat tahanan yang kabur diketahui bernama Paisal Bayu, Dandi Syahputra, Andre Hendrawan, dan Rajali. Mereka masing-masing tersangkut kasus pidana berbeda, mulai dari pencurian hingga narkotika.
Dugaan sementara, para tahanan kabur dengan cara merusak pintu sel tahanan dan memanjat dinding pembatas menggunakan sambungan kain. Aksi pelarian ini disebut berlangsung dalam waktu singkat namun cukup terencana.
Pihak kepolisian juga menyatakan akan melakukan evaluasi internal guna menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian dalam sistem pengawasan rutan. Selain itu, masyarakat diminta turut membantu dengan segera melapor apabila mengetahui informasi atau keberadaan para tahanan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus menyisir sejumlah lokasi yang dicurigai menjadi tempat persembunyian para buronan.

