Media Indonesia24.com Langsa/- sangat disayangkan manajemen Rumah Sakit Umum Langsa di dugaan telah terjadi Mark-UP mengarah ajang korupsi oleh pihak kabid penunjang medis di RSUD Langsa diduga dana biaya perjalanan Ambulance yang saat dibutuhkan para pasien di RSUD Kota Langsa.
saat ini telah terendus adanya dugaan korupsi di RSUD Kota Langsa.
Kasus tersebut menyangkut biaya perjalanan Ambulance Baik biaya rujuk pasien, Hingga biaya pengantaran mayat tidak dilakukan pengelolaan dengan benar oleh bendahara yang menangani unit Ambulance perihal itu telah menjadi pembicaraan para pegawai di lingkup RSUD Langsa, desas- desus yang menjadi perbincangan di antara pegawai yang menangani mobil Ambulance .
Dana tersebut mencapai ratusan juta rupiah namun menurut informasi yang di terima oleh media ini mengatakan adanya informasi telah terjadinya indikasi korupsi dan saat ini telah menjadi buah bibir di kalangan pegawai maupun masyarakat Kota Langsa.
Menurut informasi yang layak mengatakan” uang mencapai Rp.600 juta sudah mulai heboh di perbincangkan baik di kalangan Pegawai Negri di RSUD Langsa.
Menurut isu pihak pengelola Ambulance ingin mengembalikan sebesar Rp 60 Juta Rupiah oleh kabid penunjang medis Sebut “marsiah SKM”, yang akrab dipanggil bunda Oleh media ini, selesa 12/11/2024 sekitar pukul.09.35.wib. Mencoba menghubungi kabid penunjang itu, namun belum berhasil dihubungi.
Ketika wartawan media online ini, menghubungi melalui whatssap seluler untuk mengkonfirmasi kepadanya sebagai kabid penunjang medis di RSUD Langsa Di nomor selularnya 081361xxxx22, terkait adanya isu-isu yang saat ini sedang berkembang di RSUD maupun masyarakat Kota Langsa Belum mendapat jawaban dari yang bersangkutan.
Awak media juga mencoba menghubungi Kepala Tata Usaha ( KTU) RSUD Langsa sekitar pukul 19.16 Wib hari selasa tanggal 12/11/2024 melaluli chat Whatsapp dengan panggilan “Haris” dengan nomor selularnya 081167xxx66 mengatakan dirinya belum bisa menjawab dengan mengatakan agar oknum wartawan langsung menghubungi bidang yang bersangkutan terlebih dahulu menutup pembicaranya.(SILET)

