DPC Hanura Sidoarjo Abdullah Soroti Kejari Terkait Kasus Penyimpangan Bansos Desa Simpang


Sidoarjo, Kabar tujuh – Viral diberbagai media baik cetak maupun online adanya dugaan kasus penyelewengan/korupsi bantuan Bansos dari Pemerintah pusat maupun BLT Dana Desa yang diperuntukkan untuk rakyat miskin ternyata di garong oleh oknum perangkat Desa Simpang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo-Jawa Timur.


Perkara ini kini ditangani oleh penyidik Kejari Sidoarjo dan menjadi perhatian publik baik dari kalangan LSM, Media, Legislatif maupun Eksekutif.


Sebelumnya, Wakil Bupati Sidoarjo H.Subandi dan DPR RI Rahmat Muhajirin turut serta menyoroti dan mendorong Kejari agar segera mengungkap serta menentukan tersangkanya. Kali ini giliran Parpol Ketua DPC Hanura Sidoarjo Abdullah Angkat Bicara.


“Kalau data sudah fakta dari warga korban Desa Simpang. Dan sudah adanya pemanggilan dari pendamping PKH, BPNT, Perangkat Desa (SP) serta mantan kades (SH). Kenapa kok lama belum adanya status tersangka,” terang cak Dolah (sapaan akrabnya) saat ditemui di kantornya, Senin (5/12/2022).


Ia menjelaskan, Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif harus bersama-sama membongkar kasus dugaan penyelewengan bantuan yang ada di Desa Simpang. Masak sudah sekitar 5 bulan belum ada hasilnya, ada apa? ini patut dipertanyakan.


“Kasus seperti ini harus di hajar sampai tuntas kalau memang belum adanya hasil, kami akan turun ke jalan,” tegas cak Dolah Ketua DPC Hanura Sidoarjo. (Wr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *