Banjir Bandang Kembali Terjadi, Warga Sekitar Sungai Bilukpoh Cari Tempat Aman

JEMBRANA, KABAR TUJUH – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupeten Jembrana mengakibatkan Sungai Bilukpoh kembali meluap, air sungai mulai membesar sekitar pukul 17.00 Wita. Berselang satu jam, air yang berarus sangat deras nyaris rata dengan jembatan Bilukpoh. Beruntung banjir yang terjadi tidak banyak membawa material kayu-kayu seperti banjir bandang beberapa bulan lalu.

 

Namun demikian, sejumlah warga yang tinggal di dekat aliran sungai mulai meninggalkan rumah mencari tempat yang lebih aman. Mereka kuatir banjir bandang seperti beberapa bulan lalu kembali terjadi.

 

“Warga sejak dini sudah diingatkan untuk waspada karena air sungai terus membesar. Bahkan ada warga Banjar Anyar Kelod yang sudah meninggalkan rumah mencari tempat yang lebih aman. Bapak Perbekel Penyaringan juga sudah turun menghimbau warga,” ujar Wayan Ardana, salah seorang warga Banjar Anyar Kelod, Desa Penyaringan, Mendoyo, Sabtu (11/2/2023).

 

Aparat kepolisian dari Polsek Mendoyo juga langsung terjun ke lokasi untuk menghimbau warga agar selalu waspada serta mengatur lalu lintas di jalur Denpasar-Gilimanuk, antisipasi kemacetan.

 

Mengingat banyak kendaraan yang melintas sengaja berhenti dekat sungai Bilukpoh menyaksikan air sungai yang terus membesar dan arusnya sangat deras. Sejumlah warga juga mulai berdatangan ke lokasi, sehingga pihak kepolisian mengisyaratkan kendaraan yang melintas mengurangi kecepatan kendaraannya.

 

Beruntung air sungai Bolukpoh tidak sampai meluap ke jalan karena material batang-batang kayu yang dibawa tidak begitu banyak sehingga tidak ada yang nyangkut di Jembatan. Hingga pukul 19.20 Wita, air sungai Bilukpoh masih terus membesar.

 

(Artini)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *