- BIREUEN — Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., mengajak mahasiswa Universitas Almuslim untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
- Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa mahasiswa merupakan bagian penting dari masyarakat sekaligus generasi penerus bangsa yang memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, menyampaikan aspirasi secara konstruktif, serta turut menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.
- “Mahasiswa adalah bagian dari masyarakat dan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
KABAR TUJUH | Mega Melaporkan
BIREUEN — Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., mengajak mahasiswa Universitas Almuslim untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Ajakan tersebut disampaikan saat beliau menjadi narasumber pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Almuslim Tahun 2026, di Kampus Timur Universitas Almuslim, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Rabu (26/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa mahasiswa merupakan bagian penting dari masyarakat sekaligus generasi penerus bangsa yang memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, menyampaikan aspirasi secara konstruktif, serta turut menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.
“Mahasiswa adalah bagian dari masyarakat dan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadi mitra Polri dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolres.
Kapolres juga memberikan imbauan kepada 1.280 mahasiswa-mahasiswi yang mengikuti PKKMB agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika, termasuk sabu, ganja, obat-obatan terlarang, maupun vape yang diduga mengandung zat berbahaya dan saat ini marak beredar di tengah masyarakat.
Selain itu, Kapolres mengingatkan mahasiswa baru agar menggunakan perkembangan teknologi dan media sosial secara bijak. Mahasiswa diharapkan tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah persatuan dan mengganggu stabilitas keamanan.
Menurut Kapolres, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat membutuhkan sinergi seluruh pihak. Oleh karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara Polri, civitas akademika, dan mahasiswa perlu terus dibangun.
“Kami terbuka terhadap kritik, saran, dan aspirasi mahasiswa. Mari kita bangun komunikasi yang baik dan bersama-sama menjaga Kabupaten Bireuen agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” lanjutnya.
Kapolres berharap para mahasiswa baru Universitas Almuslim dapat menjalani kehidupan akademik dengan penuh semangat, menjunjung tinggi etika, disiplin, dan tanggung jawab, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kegiatan PKKMB Universitas Almuslim Tahun 2026 tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara kepolisian dengan dunia pendidikan, khususnya dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keamanan, ketertiban, dan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bireuen, Dandim 0111/Bireuen, Kasatbinmas, Kapolsek Peusangan, Rektor Universitas Almuslim, Pembina Yayasan, Ketua Pengurus Yayasan, Ketua Pengawas Yayasan, Ketua Senat, serta Wakil Rektor I dan II Universitas Almuslim.
KABAR TUJUH — Fakta, Berimbang, Terpercaya
MEGA | Mengabarkan Fakta, Menyuarakan Kebenaran


