- BIREUEN – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen yang berlangsung selama dua hari, Rabu (15/7/2026) hingga Kamis (16/7/2026), menjadi perhatian publik setelah beredarnya video yang memperlihatkan adu mulut usai rapat berakhir.
- Pada hari pertama, Rabu (15/7/2026), wartawan Kabar Tujuh mengikuti secara langsung jalannya rapat paripurna di Gedung DPRK Bireuen.
- Sebagai bagian dari dokumentasi peliputan, Kabar Tujuh memiliki foto dan rekaman video yang diambil langsung di ruang sidang pada hari pertama pelaksanaan rapat.
Kabar Tujuh | Mega Melaporkan dari Bireuen
BIREUEN – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen yang berlangsung selama dua hari, Rabu (15/7/2026) hingga Kamis (16/7/2026), menjadi perhatian publik setelah beredarnya video yang memperlihatkan adu mulut usai rapat berakhir.
Pada hari pertama, Rabu (15/7/2026), wartawan Kabar Tujuh mengikuti secara langsung jalannya rapat paripurna di Gedung DPRK Bireuen. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, rapat berlangsung sesuai agenda yang telah ditetapkan. Meski sempat terjadi perbedaan pandangan dalam pembahasan, seluruh rangkaian rapat tetap berjalan dengan tertib hingga selesai.
Sebagai bagian dari dokumentasi peliputan, Kabar Tujuh memiliki foto dan rekaman video yang diambil langsung di ruang sidang pada hari pertama pelaksanaan rapat.
Sehari kemudian, Kamis (16/7/2026), beredar sebuah video yang memperlihatkan adu mulut usai rapat paripurna berakhir. Video tersebut kemudian menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai tanggapan di tengah masyarakat.
Untuk memperoleh informasi yang berimbang, Kabar Tujuh melakukan konfirmasi kepada salah seorang anggota Fraksi PKS DPRK Bireuen. Menurut keterangannya, rapat paripurna berlangsung sesuai agenda hingga selesai. Ia juga menyampaikan bahwa video yang beredar bukan merupakan dokumentasi resmi persidangan, melainkan rekaman yang diambil di luar agenda rapat. Ia mengaku telah meninggalkan ruang sidang saat peristiwa dalam video tersebut terjadi.
Selain itu, Kabar Tujuh juga telah menghubungi salah seorang anggota Fraksi PKB guna meminta tanggapan terkait peristiwa tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum dapat memberikan keterangan karena sedang memiliki kesibukan.
Media ini juga telah berupaya menghubungi pihak-pihak yang terlihat dalam video untuk memperoleh konfirmasi. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan yang diterima. Kabar Tujuh tetap membuka ruang hak jawab apabila pihak-pihak terkait memberikan klarifikasi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik. Namun, masyarakat diharapkan menyikapi informasi yang beredar secara bijaksana dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta dan penjelasan dari semua pihak diperoleh.
Kabar Tujuh berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan berdasarkan hasil pengamatan di lapangan serta konfirmasi kepada narasumber. Apabila terdapat perkembangan atau klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait, pemberitaan ini akan diperbarui sebagai bentuk komitmen terhadap akurasi informasi dan prinsip keberimbangan.

