- Aceh Timur ,kabartujuh– Peristiwa kebakaran melanda enam unit kios di Jalan Medan–Banda Aceh, Dusun Mesjid Lama, Gampong Keude Aceh, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu pagi (20/04/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.
- Api diduga berasal dari salah satu counter handphone dan dengan cepat membesar.
- Menanggapi laporan warga, Kapolsek Idi Rayeuk, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, AKP Teuku Syahril, S.E.
Aceh Timur ,kabartujuh– Peristiwa kebakaran melanda enam unit kios di Jalan Medan–Banda Aceh, Dusun Mesjid Lama, Gampong Keude Aceh, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu pagi (20/04/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.

Api diduga berasal dari salah satu counter handphone dan dengan cepat membesar. Upaya pemadaman yang dilakukan warga tidak membuahkan hasil, hingga api menjalar dan menghanguskan enam kios di lokasi tersebut.
Menanggapi laporan warga, Kapolsek Idi Rayeuk, Polres Aceh Timur, Polda Aceh, AKP Teuku Syahril, S.E. bersama sejumlah personel langsung turun ke lokasi guna membantu pemadaman serta melakukan pengaturan arus lalu lintas, mengingat lokasi kejadian berada di pinggir jalan lintas Medan–Banda Aceh yang cukup padat.
Sekitar pukul 06.50 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba dan langsung melakukan penyemprotan ke sumber api. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena sebagian besar bangunan kios terbuat dari bahan kayu yang mudah terbakar.
Adapun pemilik kios yang terdampak kebakaran antara lain:
- Mawardi S (counter handphone), kerugian sekitar Rp100 juta;
- Ridwan (kios pakaian), kerugian sekitar Rp50 juta;
- Bukhari (counter handphone), kerugian sekitar Rp100 juta;
- Nur Afni (kios rokok dan minyak eceran), kerugian sekitar Rp50 juta;
- Samsudin (kios rokok dan minyak eceran), kerugian sekitar Rp50 juta;
- Sarbaini (kios buah), kerugian sekitar Rp50 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik (korsleting).
Kapolsek Idi Rayeuk AKP Teuku Syahril, S.E. mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik, khususnya di tempat usaha. Ia menekankan pentingnya menjaga instalasi listrik agar tetap bersih, menghindari beban listrik berlebih (overload), dan tidak meninggalkan perangkat dalam kondisi menyala tanpa pengawasan.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan keamanan dalam penggunaan listrik agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Keselamatan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolsek.

